Hubungi BungRam    

Sticky Notes – Guru kelas #8 -Melatih kelas rendah dengan PBL

Sticky Notes Guru Kelas - #8 Melatih anak (siswa kelas rendah) belajar dengan pendekatan PBL (Problem Based Learning)

Sebelum masuk kepada pengertian PBL, kita perlu memahami dulu karakteristik siswa kelas rendah  1-3:


  1. 1. Mulai memasuki tahapan berpikir konkrit, rasional, obyektif
  2. 2. Mulai mengembangkan pemikiran kritis, dimana anak-anak sudah mulai belajar reflektif.
  3. 3. Mulai memiliki kesanggupan untuk menyesuaikan diri dari sifat egosentris (berfokus pada diri sendiri) kepada sikap yang kooperatif (bekerjasama) atau sosiosentris (memperhatikan kepentingan orang lain). 
  4. 4. Mulai berminat terhadap kegiatan-kegiatan teman sebayanya, dan bertambah kuat keinginannya untuk diterima menjadi anggota kelompok
149B539D-6274-4B47-B74D-349A3F95FD8A

Apa itu PBL?


PBL adalah suatu metode pembelajaran di mana siswa sejak awal dihadapkan pada suatu masalah , kemudian diikuti oleh proses pencarian informasi yang bersifat student-centered (Harsono, 2004).

Ialah metode pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berfikir kritis dan keterampilan  memecahkan masalah, dan memperoleh pengetahuan (Duch,1995).

Prosedur pembelajaran di mana siswa membentuk dan mengejar tujuan pembelajarannya sendiri serta memilih sumber pembelajaran yang akan digunakan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan (Schmidt, 1998)


Apa saja manfaat mulai melaksanakan PBL di kelas rendah?


1. Melatih kemampuan berpikir rasional 

2. Menumbuhkan rasa ingin tahu yang kuat, rasa dihargai dan rasa percaya diri.

3. Melatih kemampuan membuat pilihan untuk mendalami masalah

4. Melatih kemampuan dan pola belajar dengan menggunakan data dan fakta.

5. Menanamkan sikap ‘belajar seumur hidup’.


Apa saja yang dapat dijadikan sumber belajar dalam PBL?


1. Perpustakaan

2. . Internet

3. Pakar

4. Belajar tatap muka/daring

4. Praktikum

5. Observasi

6. Curah gagasan dan diskusi

7. Wawancara

8. Media         

    dll


Apa saja contoh aktifitas belajar dengan pendekatan PBL di kelas rendah?

1. Membuat album keluarga

2. Membuat percobaan sederhana di rumah

3.  Membuat data yang berkaitan dengan hobi bermain

4. Membuat kampanye lingkungan

5. Membuat aturan kelas sendiri dan mendiskusikannya

6. Membuat proyek amal di sekolah untuk korban bencana.


Contoh kegiatan belajar dengan pendekatan PBL - pelajaran tentang ‘Peduli Lingkungan’


Tema: Kita dan lingkungan sekitar


Pelajaran terintegrasi:


- IPS

- Bahasa Indonesia

- IPA


Tujuan pembelajaran:


- memahami apa itu lingkungan

- memahami isyu terkait lingkungan

- mengetahui dan berkontribusi terhadap isyu lingkungan terkini


Sumber pembelajaran:


- media televisi

- media internet/digital

- media sosial

- wawancara pakar atau tokoh di lingkungan


Kegiatan inti


- murid disajikan beberapa data  (tulis/gambar) tentang lingkungan

- murid mendengarkan petunjuk pelaksanaan kegiatan belajar tentang lingkungan dari guru

- murid diminta mengumpulkan informasi (tertulis, rekaman suara, rekaman video, cuplikan berita dan lain-lain) tentang isyu atau kejadian di lingkungan sekitar atau lingkungan secara umum,  misal kejadian bencana alam di Indonesia

- murid diajak diskusi tanya jawab hasil kerja pengumpulan data/informasi, menentukan dan klasifikasi masalah

- Guru meminta refleksi murid dalam pertanyaan-pertanyaan

- murid diminta menentukan apa yang bisa dilakukan oleh mereka dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan

- murid melakukan kampanye lingkungan berdasarkan hasil refleksi dan rencana tindakan pemecahan masalah lingkungan

- murid melaporkan hasil kegiatan dalam bentuk ; cerita (lisan atu tulisan),  presentasi, atau kumpulan foto.


Media komunikasi daring pembelajaran yang dapat digunakan

- Google classroom

- Zoom meeting

- Group chat whatsapp

- Youtube

- Trello

- Google meet


Bentuk asesmen:

- autentik assessment

- project

Bagikan

Artikel Lainnya